Peran Ulama Dalam Masyarakat Aceh

ABSTRAKSI
Hardiansyah/ 04901039 Peran ulama dalam implementasi syari’at Islam di Aceh
Ulama merupakan tokoh sentral dalam struktur sosial masyarakat serambi mekah
yang mampu membawa perubahan sosial yang berarti. Sebagai tokoh intelektual dalam
tataran traditional maupun keagamaan, ulama senantiasa menjadi sorotan penting bagi
kesinambungan masyarakat Aceh. Syari’at Islam yang kini berlaku di Provinsi Aceh juga
tidak terlepas dari peran ulama sebagai orang yang berilmu dalam berpengamalan. Peran
tersebut dapat terealisasi dalam bentuk mengayom, menuntun, membina, mendidik,
dalam beragama dan bermasyarakat. Disamping itu ulama Aceh juga tokoh yang
disegani, kharismatik, pemimpin serta membantu masyarakat dalam ketidak berdayaan.
Tidak dapat dipungkiri bahwa peran ulama pada masyarakat Aceh menjadi penting
sehingga menarik untuk dikaji secara empiris dan ilmiah khsusnya dengan menggunakan
pendekatan konsep- konsep sosiologi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara jelas sejauh mana peran
Ulama dalam implementasi syari’at Islam di Aceh. Sehingga nanti peneliti dapat
memahami secara menyeluruh terkait peran ulama Aceh secara umum dan sejak
dimulainya pemberlakuan syari’at Islam hingga sekarang.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metodelogi studi kasus dengan
pendekatan kualitatif. Dimana pendekatan ini diambil untuk menjelaskan permasalahan
penelitian secara intensif, mendalam, mendetail dan konfrehensif. Data yang diperoleh
berupa data primer dan skunder. Adapun teknik pengumpulan data primer diambil
dengan cara Observasi, Wawancara, serta data sekunder berupa study pustaka. Metode
analisa data digunakan dengan cara analisis deskriptif yaitu data diperoleh di kumpulkan
kemudian disusun secara sistematis dalam bentuk deskripsi sehingga dapat dibaca dan
memberi keterangan bagi pemecahan masalah yang dihadapi.
Dalam hal ini penulis telah melakukan analisa peran ulama Aceh khususnya yang
mendiami daerah pedesaan serta kaitannya dengan pelaksanaan syari’at Islam. Sebagai
hasil penelitian yang relatif lama bagi penulis setingkat sarjana, maka hasil penelitian ini
dapat kami simpulkan bahwasanya peran ulama Aceh sejak tanah serambi mekah masih
dalam kondisi penjajahan belanda hingga kini belum mengalami pergeseran. Pada
dasarnya ulama tradisional di aceh tidaklah mengalami perubahan yang berarti khususnya
dalam hubungan dengan masyarakat. kemudian dalam aspek sosial ulama tetap
mendapatkan predikat atau status sosial yang tinggi dalam masyarakat. Syari’at Islam
yang disahkan oleh pemerintah pada dasarnya tidak jauh berbeda dari sebelumnya ketika
pada masa kejayaan kesultanan, kendati implementasi syariat Islam cenderung kepada
pelaksanaan hukum secara pidana dengan cara tindakan tegas yang dilaksanakan oleh
aparat syari’at. Sementara ekskalasi pelanggaran syari’at secara pidana secara umum
masih tinggi sehingga dibutuhkan upaya penyadaran pelaku pelanggaran. Pada tataran
pedesaaan Aceh sejak sebelum implementasi syari’at sampai terimplementasi seperti
sekarang peran ulama dayah tetap eksis sebagai aparat penegak syari’at Islam traditonal
yang kharismatik.
Kata Kunci : Peran ulama, Syari’at Islam,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s